Skip to main content

Posts

Peran Istri

Beberapa waktu lalu saya menemukan thread di twitter mengenai, "'Ngga mau nikah karna males jadi pembantu buat suami dan anak". Membacanya membuat mata saya terusik. Saya tidak suka dengan pernyataan orang tersebut. Serius ini saya ada lho, buktinya. Kata P E M B A N T U Saya kalau nonton film Hollywood, sering banget nemuin sosok suami malah sibuk nyiapin sarapan buat anak dan istrinya. Turut andil pula dalam pekerjaan rumah tangga. Tapi yaa, itu di Hollywood.. Ini di Indonesia. Adat yang turun menurun, menjadikan peran istri dalam rumah tangga terlihat seperti pembantu. Karna memang pada jaman sebelum Kartini yang disebut sebagai pahlawan emansipasi wanita, sosok wanita banyak 'kurang beruntung'  atau seakan terjajah sebagai wanita dalam kehidupannya. Saya tidak perlu sebutkan rinciannya. Dan adat sejak nenek moyang hingga sekarang masih melekat di tanah air ini. Menjadikan sosok istri harus bisa menguasai pekerjaan rumah. Yaa, terlihat seperti pemban...
Recent posts

Menentang Poligami

Bismillah.. Assalammu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Satu hari kemarin sedang ramai sekali perbincangan mengenai "menentang pologami". Viralnya statement ini, tentu banyak sekali pro dan kontra yang bermunculan. Disini saya, status belum menjadi seorang istri, namun, tergelak hati saya untuk membahas 'apa itu poligami'? Setiap perempuan manakala suaminya mengatakan "Aku ingin menikah lagi" . Bagaimana perasaannya? Saya disini menggambarkan posisi saya seperti itu, pastilah sedih. Pertama, saya akan merasa bahwa , "Apakah selama ini saya masih belum baik dalam menjalankan tugas sebagai istri?" .  Kedua, "Apakah dengan poligami, akan membuat rumah tangga menjadi lebih baik, ataukah semakin buruk?" . Sedih atau marah (bisa jadi), itu adalah respon yang spontan pada saat mendengar kalimat "poligami". Biasalah, perempuan itu cenderung berpikir menggunakan perasaannya. Tak dipungkiri juga fakta dilapangan ban...

Full Charge in Ahad

Hari Jum'at tanggal 9 November kemarin, sempet nyeletuk, "Pengen ke Hijrah Fest deh, hari minggu" . Karna melihat beberapa pengisi materi, Masyaa Allah ... Bagus semua. Walaupun sebenarnya ingin datang di hari sabtu, karna ada yang ini aku temui... Aahh , sudahlah. Belum Allah ijinkan hihihi . Singkat cerita keesokan hari di hari sabtunya, saya dan Sella sempet ngobrol-ngobrol agenda untuk ahad 11 November.  Sebenarnya saya harus mengikuti ikhtibar dari Halaqah saya, di hari ahad. Tapi karna beberapa alasan, dapat kabar dari guru bahwa ikhtibar di undur. Qadarullah . Akhirnya, hari sabtu pagi itu kami putuskan, "Sudahlah, kita ke Blok M saja. Karna materinya bagus banget. Siangnya ba'da kajian di Blok M, kita mampir ke JCC" . Masih di hari sabtu, melalui pesan whatsapp Sella mengatakan, "Ga' usah ke JCC ya. Ba'da kajian, langsung pulang saja". Dan saya pun, mengiyakan untuk tidak jadi mampir ke JCC. Pengennya kami bisa ke...

Review Novel Cinta Dalam Diam

Jemariku meraba ratusan buku yang berjejer pada raknya. Hatiku gundah, kali ini, ingin membaca kisah seperti apa? Sesuatu yang menyemangati, atau hal-hal yang terasa pilu di hati? Langkah ku melewati lebih dari 4 rak buku yang berdiri kokoh di dalam toko. Mataku melirik pada sebuah judul. Pada satu-satunya judul yang dapat menarik perhatianku. Ku baca perlahan prolog yang berada di sampul belakang, ku dalami setiap kalimat, dan ku pahami nyawa yang tertulis dalam cerita tersebut. Aku tertegun. "Ya Allah, apakah kisah ini sama-dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini padaku?" batinku berbisik. Aku terdiam beberapa menit dalam argumen dengan hatiku, apakah ada yang bisa aku petik dari kisah ini? Entah... Siapa yang akan tahu bagus atau tidaknya kisah ini? Dan mana bisa diketahui seberapa banyak penggalan cerita ini yang dapat dipetik, bila belum terjamah untuk membacanya? Lama aku tertegun dalam diam sambil menatap lekat buku ini. "A, apakah k...

Our Relationship

Apa yang terbesit dipikiran, saat melihat foto di atas? Persahabatan? Perasaan cinta yang timbul saat masa kanak-kanak? Atau apa? Saya kepingin banget berbagi pemikiran saya di blog ini, mengenai hubungan 'yang tidak pantas' dilakukan oleh anak di bawah umur. Aslinya foto tersebut saya ambil dari google , hanya sebagai ilustrasi saja. Karna yang sebenarnya itu, saya barusan sekali melihat sebuah foto sepasang anak kecil yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, sedang merayakan Anniversary hubungan mereka.  Whaaat?!!  (Agak 'nggak ikhlas taro foto mereka di blog saya.) Awal lihat, shock! Geleng-geleng kepala, serasa tak yakin. Tapi yaa, inilah yang terjadi. Terjadinya hal seperti ini juga, sudah lama.. Sudah sejak jaman nenek moyang pun, ada. Dimana, anak yang baru menginjak usia belasan tahun sudah mengikat hubungan dengan lawan jenisnya dengan hubungan, 'pacaran'. Eurgh! Di blog ini, saya ingin membagi pemikiran saya, kenapa anak -...

Marah Dan Memaafkan

Sudah sejak dua hari lalu, jemari ini ingin sekali mengetik. Ada banyak hal yang ingin ku urai dalam tulisan. Salah satunya adalah dua hal tentang marah, dan memaafkan.  Ini telah menjadi ujian terberat di tahun ini, ada hal lain selain kepergiaan kakakku. Terhitung sejak itu, sudah dua bulan aku mengubah kepribadianku. Sebelum aku akan mengisahkan apa yang telah terjadi, ada beberapa sifat buruk yang ingin aku berbagi. Ini bukanlah aib untukku, inilah aku – sebelum berubah dua bulan lalu – aku memiliki sifat teramat buruk dalam diri ini. Temperamental dan moody. Aku adalah orang yang mudah sekali tersulut. Bila ada hal yang membuatku jengkel, maka dalam sekejap watak kerasku akan datang. Bisa dari mulutku yang akan meracau kasar, bisa juga dua tangan ini akan andil turut serta menjelaskan emosiku.  Aku selalu memandang sesuatu dari banyak porsi atau sisi. Tidak bisa dengan satu bukti atau satu info , semua harus masuk ke akalku terlebih dahulu. Dan jika hal ters...

One of us

Di saat siang ini hati terasa gundah, seperti tidak ada semangat yang mendukung tubuh ini bergerak, entah mengapa jari ini malah mengetik sebuah nama pada account facebook . Sampai saat ini masih menjadi pertanyaan, darimana ia bisa tahu account facebook ku? Aku mulai mengetik sebuah nama seseorang yang beberapa tahun ini mengisi hatiku. Bukan kali pertama aku seperti ini. Selalu menyimpan perasaan pada lelaki yang ku suka, tanpa ku beritahu. Dan yang kini tengah terjadi, sudah tiga tahun lamanya perasaan ini tersimpan.  Aku tak berani memberikan perasaan lebih dari sekedar suka. Aku hanya sanggup menyukainya saja. Takut rasanya bila hati ini berjalan semakin jauh, menyimpan cinta yang pada akhirnya menyakitkan hingga ulu hati. Tapi bukankah perasaan yang tak'kan tersirat ini pun, akan berakhir sama? "Dia," lelaki yang ku tulis namanya dalam hati ini, menyukai wanita lain. Ada beberapa kali aku mendengar dari perkataan temannya, bahwa ada seorang perempuan ...