Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2018

Our Relationship

Apa yang terbesit dipikiran, saat melihat foto di atas? Persahabatan? Perasaan cinta yang timbul saat masa kanak-kanak? Atau apa? Saya kepingin banget berbagi pemikiran saya di blog ini, mengenai hubungan 'yang tidak pantas' dilakukan oleh anak di bawah umur. Aslinya foto tersebut saya ambil dari google , hanya sebagai ilustrasi saja. Karna yang sebenarnya itu, saya barusan sekali melihat sebuah foto sepasang anak kecil yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, sedang merayakan Anniversary hubungan mereka.  Whaaat?!!  (Agak 'nggak ikhlas taro foto mereka di blog saya.) Awal lihat, shock! Geleng-geleng kepala, serasa tak yakin. Tapi yaa, inilah yang terjadi. Terjadinya hal seperti ini juga, sudah lama.. Sudah sejak jaman nenek moyang pun, ada. Dimana, anak yang baru menginjak usia belasan tahun sudah mengikat hubungan dengan lawan jenisnya dengan hubungan, 'pacaran'. Eurgh! Di blog ini, saya ingin membagi pemikiran saya, kenapa anak -...

Marah Dan Memaafkan

Sudah sejak dua hari lalu, jemari ini ingin sekali mengetik. Ada banyak hal yang ingin ku urai dalam tulisan. Salah satunya adalah dua hal tentang marah, dan memaafkan.  Ini telah menjadi ujian terberat di tahun ini, ada hal lain selain kepergiaan kakakku. Terhitung sejak itu, sudah dua bulan aku mengubah kepribadianku. Sebelum aku akan mengisahkan apa yang telah terjadi, ada beberapa sifat buruk yang ingin aku berbagi. Ini bukanlah aib untukku, inilah aku – sebelum berubah dua bulan lalu – aku memiliki sifat teramat buruk dalam diri ini. Temperamental dan moody. Aku adalah orang yang mudah sekali tersulut. Bila ada hal yang membuatku jengkel, maka dalam sekejap watak kerasku akan datang. Bisa dari mulutku yang akan meracau kasar, bisa juga dua tangan ini akan andil turut serta menjelaskan emosiku.  Aku selalu memandang sesuatu dari banyak porsi atau sisi. Tidak bisa dengan satu bukti atau satu info , semua harus masuk ke akalku terlebih dahulu. Dan jika hal ters...

One of us

Di saat siang ini hati terasa gundah, seperti tidak ada semangat yang mendukung tubuh ini bergerak, entah mengapa jari ini malah mengetik sebuah nama pada account facebook . Sampai saat ini masih menjadi pertanyaan, darimana ia bisa tahu account facebook ku? Aku mulai mengetik sebuah nama seseorang yang beberapa tahun ini mengisi hatiku. Bukan kali pertama aku seperti ini. Selalu menyimpan perasaan pada lelaki yang ku suka, tanpa ku beritahu. Dan yang kini tengah terjadi, sudah tiga tahun lamanya perasaan ini tersimpan.  Aku tak berani memberikan perasaan lebih dari sekedar suka. Aku hanya sanggup menyukainya saja. Takut rasanya bila hati ini berjalan semakin jauh, menyimpan cinta yang pada akhirnya menyakitkan hingga ulu hati. Tapi bukankah perasaan yang tak'kan tersirat ini pun, akan berakhir sama? "Dia," lelaki yang ku tulis namanya dalam hati ini, menyukai wanita lain. Ada beberapa kali aku mendengar dari perkataan temannya, bahwa ada seorang perempuan ...

P e r n i k a h a n

Bismillah.. Baru terasa ketika ada yang mengatakan "Tinggal dua bulan lagi nih" .  Eh , memangnya ada apa? Ya. 2018 sisa dua bulan lagi menuju 2019, ada November dan Desember. Pemikiran mengenai kehidupan yang baru, akhirnya terpikirkan juga.. Wah, sudah seharusnya kah aku membuka hati? Sebenarnya sudah beberapa kali aku membicarakan perihal "Pernikahan Ideal" . Hihihi , boleh yaa sebagai wanita normal ingin memiliki rumah tangga, punya gambaran seperti apa konsep pernikahannya kelak. Dan, sebenernya lagi... Aku bukan type yang ingin punya konsep pernikahan layaknya wanita kebanyakan. Maksudnya adalah, kalau beberapa wanita yang sering aku temui, yaa , mereka punya gambaran yang terlihat -tidak begitu mewah, tapi lumayanlaah dikategorikan mewah. Hahaha... Sejak dulu, pengen banget konsep nikah itu yang 'nggak ada ribet. Jadi, sejak dulu pengennya 'nggak ada namanya resepsi pernikahan. Kalaupun ada, maunya sejak pelaksanaan Ijab Qobul sampai...

Siapa yang akan datang?

Beranjak usia 20 tahun hingga sekarang, jarang sekali aku berinteraksi dengan lingkunganku. Sehingga tidak banyak orang tau siapa aku. Bukan aku malas bergaul. Ada beberapa dari mereka yang mengenaliku, berulang kali menanyakan “Kapan kamu menikah?” . Namun, bukan kalimat itu pula yang aku kesalkan. “Cari pasangan yang bisa bantu keluargamu. Kasian mamah” . Kenapa harus berkata seperti itu? Setidak bergunanyakah aku untuk keluargaku? Sampai-sampai harus mencari pasangan yang dapat menolong keluargaku. Sungguh bila pemikiran mereka menikah bisa membantu meringankan beban finansial keluarga, aku sangat sanggup untuk bekerja mencari uang untuk menafkahi mamah dan adikku. Tak perlu ada suami yang membantu. Aku bisa sendiri. Mohon untuk tidak berpikir bahwa aku terlihat sangat angkuh dan egois. Aku hanya tidak suka dengan anggapan "Menikah bisa menyelesaikan masalah kuliah, pekerjaan, atau finansial keluarga" . Tidak se sepele itu. Menikah bukan perkara memperbaiki finansia...

Aku Dan Pilu

Sudah hampir satu bulan ini hatiku dirundung pilu dan gelisah. Banyak sekali hal yang ku pikirkan. Dan kerinduan yang membendung besar. Dimulai dari kemo mamah yang ke empat ditanggal 12 Septermber 2018, setelah masa kemo beberapa hari, mamah lebih sering terlihat murung. Beliau bukan type orang yang mudah menceritakan apa yang dirasakannya, jadi aku tak tahu apa yang terjadi. Jangan tanyakan kenapa aku tidak bertanya saja? Sudah. Jawab beliau “Nggak’ apa-apa” . Sesingkat itu memang wanita untuk menjawab pertanyaan. Murungnya mamah bukan dikurun waktu yang sebentar, namun beberapa minggu bahkan menjelang kemo nya yang ke lima. Berulang kali ku ingatkan, untuk menjaga kesehatannya agar jangan sampai kejadian sebelum kemo ke empat, terulang lagi. Hari itu, selasa 10 Septermber 2018, aku mendaftarkan kemo mamah yang ke empat, juga meminta jadwal kemo yang ke lima. Hancur hati ini manakala dokter mengatakan, “Leukosit ibunya rendah, harus disuntik obat. Tapi persediaan disini seda...