Mereka berkata, tidak usah seperti ini. Terlalu berlebihan. Pakai yang biasa saja. Seperti anak muda kebanyakan. Celana jeans, atasan, jilbab biasa yang dilipat ke bahu. Yang penting sudah menunaikan kewajiban sebagai perempuan, menutup aurat. Tak sekali, pun dua kali mereka selalu berkata seperti itu. Sudah sering kali.
Hati ini sakit. Tak terkira sakitnya di cemooh seperti itu.
Tau apa mereka dengan niatku berpakaian seperti ini?
Tau apa mereka atas setiap do'a yang ku panjatkan pada Sang Maha Pencipta?
Bahkan mereka tak pernah tau jawaban dari setiap cemooh itu!
Sini ku beri tau.
Gamis ini, tak hanya sebagai penutup tubuhku. Kedekatan kami tak sebatas kain dan kulit, tetapi ketaatan.
Khimar panjang ini, tak sekedar penutup rambut atau sebatas identitas bahwa aku seorang Muslim. Tapi ini ketaatan.
Aku meminta pada-Nya untuk melindungiku. Dan dengan seperti ini, yang kalian cemooh, aku terlindungi.
Aku meminta pada-Nya agar diberi kelebihan untuk menutupi kekuranganku. Dan dengan seperti ini pula, Ia lebihkan aku sebagai salah satu dari banyaknya Muslimah yang telah Ia pilih, untuk selalu taat pada-Nya.
Setiap hari iblis selalu datang kepadaku untuk menggoda. Tidak perlu seperti ini. Banyak pakaian modis. Pakai jeans lagi saja yang penting atasan menutup bagian belakang. Seperti ini seperti ibu-ibu.
Namun, ku yakinkan kembali. Ini bukan soal sebagai penutup diri atau sebagai simbol identitas muslim. Tapi ini soal TAAT.
Aku mencintai-Nya melebihi apapun. Dan aku ingin selalu bersama-Nya, seperti Allah yang selalu bersamaku.
Comments
Post a Comment