Pada zaman dulu, banyak seorang ibu meluangkan waktu dengan menyulam. Atau, menyulam adalah sumber rejeki untuk keluarganya.
Satu hari, ada seorang anak bertanya.
"Bu, sedang menyulam apa? Bila melihat dari bawah, hanya benang kusut yang terlihat."
Ibunya pun menjawab "Kalau sudah selesai, nanti pasti kau tahu hasilnya."
Ini sama seperti kehidupan. Bila melihat dari sisi negatif, hidup ini seperti benang kusut. Ada tak terarah, ada banyak rintangan, dan ujian lainnya.
Namun, dari semua benang kusut kehidupan ini, akan bisa diketahui "hikmah" bila hasil telah digapai.
Kemudian...
Ada kisah seseorang yang terdampar disebuah pulau tak berpenghuni. Ia baru saja memancing ikan untuk santapan malamnya.
Saat menyalakan api pada kayu, tertiba gubuk yang dimilikinya, ikut terbakar. Kayu yang besar, membuat api semakin besar dan membakar gubuk tersebut.
Ia berkata pada Tuhan.
"Ya Allah, mengapa engkau begitu tega membakar gubuk ini? Hanya gubuk ini yang aku miliki. Lalu sekarang, dimana aku dapat berteduh? Mengapa Engkau begitu tega pada ku, Ya Allah?!"
Kesalnya dalam doa atas musibah yang baru saja dialaminya, hingga ia tertidur dimalam dingin, tanpa tempat berteduh.
Kemudian esok harinya saat ia terbangun, ia terkejut melihat sebuah kapal yang terdampar di pulau tersebut
.
"Bagaimana bisa kapalmu terdampar disini?"
"Selama ini, kami sedang mencarimu"
"Lalu bagaimana bisa kau tahu, aku ada di pulau ini?"
"Tadi malam aku melihat asap tebal dan cahaya api yang besar. Aku yakin di pulau ini ada penghuni. Beruntung kau yang selama ini tim SAR cari."
Satu sisi, ia merasa Allah kejam telah membuatnya susah dan tak ada tempat berlindung. Namun, disisi lain, ia bersyukur atas pertolongan Allah.
Kisah ini menandakan, bahwa apa yang Allah kehendaki kepada tiap manusia, atas ujian, musibah, dan cobaan, akan selalu ada tujuan yang baik, yang telah Allah rencanakan. Sungguh Allah Maha Mengetahui.
Maka, berserah diri pada-Nya, dan tawakal dalam ibadah karena-Nya, adalah jalan terbaik menuju Jannah-Nya. #amin
Diambil dari Tausiyah tarawih tanggal 09-07-2015
Satu hari, ada seorang anak bertanya.
"Bu, sedang menyulam apa? Bila melihat dari bawah, hanya benang kusut yang terlihat."
Ibunya pun menjawab "Kalau sudah selesai, nanti pasti kau tahu hasilnya."
Ini sama seperti kehidupan. Bila melihat dari sisi negatif, hidup ini seperti benang kusut. Ada tak terarah, ada banyak rintangan, dan ujian lainnya.
Namun, dari semua benang kusut kehidupan ini, akan bisa diketahui "hikmah" bila hasil telah digapai.
Kemudian...
Ada kisah seseorang yang terdampar disebuah pulau tak berpenghuni. Ia baru saja memancing ikan untuk santapan malamnya.
Saat menyalakan api pada kayu, tertiba gubuk yang dimilikinya, ikut terbakar. Kayu yang besar, membuat api semakin besar dan membakar gubuk tersebut.
Ia berkata pada Tuhan.
"Ya Allah, mengapa engkau begitu tega membakar gubuk ini? Hanya gubuk ini yang aku miliki. Lalu sekarang, dimana aku dapat berteduh? Mengapa Engkau begitu tega pada ku, Ya Allah?!"
Kesalnya dalam doa atas musibah yang baru saja dialaminya, hingga ia tertidur dimalam dingin, tanpa tempat berteduh.
Kemudian esok harinya saat ia terbangun, ia terkejut melihat sebuah kapal yang terdampar di pulau tersebut
.
"Bagaimana bisa kapalmu terdampar disini?"
"Selama ini, kami sedang mencarimu"
"Lalu bagaimana bisa kau tahu, aku ada di pulau ini?"
"Tadi malam aku melihat asap tebal dan cahaya api yang besar. Aku yakin di pulau ini ada penghuni. Beruntung kau yang selama ini tim SAR cari."
Satu sisi, ia merasa Allah kejam telah membuatnya susah dan tak ada tempat berlindung. Namun, disisi lain, ia bersyukur atas pertolongan Allah.
Kisah ini menandakan, bahwa apa yang Allah kehendaki kepada tiap manusia, atas ujian, musibah, dan cobaan, akan selalu ada tujuan yang baik, yang telah Allah rencanakan. Sungguh Allah Maha Mengetahui.
Maka, berserah diri pada-Nya, dan tawakal dalam ibadah karena-Nya, adalah jalan terbaik menuju Jannah-Nya. #amin
Diambil dari Tausiyah tarawih tanggal 09-07-2015
Comments
Post a Comment