Berbakti kepada orangtua itu, bukan "mumpung orangtua masih ada".
Tapi, "mumpung diri ini masih diberi umur panjang". Maka berbaktilah.
Terutama bagi lelaki mempunyai tanggungjawab dan kewajiban untuk membahagiakan orangtua nya selama hidupnya masih berjalan. Tidak ada kata "nanti"
Nanti saja kalau sudah kerja.. Nanti saja kalau sudah punya rumah pribadi.. Nanti saja kalau... blablabla..
Masya Allah... Bukan nanti... tapi sekarang.. Saat ini..
Membahagiakan orangtua, terutama Ibu, adalah hal paling utama yang harus dilakukan seorang anak lelaki. Bukan istri, maupun anak. Dahulukanlah Ibu.
Bila perempuan, tak memiliki kewajiban seumur hidup untuk mengutamakan orangtuanya. Karna perempuan terlahir 3x dalam hidup. Anak - Istri - Ibu.
Saat perempuan (sebagai anak) patutlah membahagiakan orangtua, Terutama ibu. Karna memang seorang anak harus patuh dan menghormati orangtuanya. Surga ada pada telapak kaki ibu.
Namun saat perempuan telah menjadi seorang Istri, tak ada lagi orangtuanya bertanggungjawab atas dirinya. Suami lah yang menggantikan orangtuanya.
Menghormati, menyayangi, dan tidak melawan orangtua, adalah kewajiban tiap seorang anak. Baik lelaki maupun perempuan, patut untuk berbakti.
Jadi untuk para lelaki dan perempuan, yang belum membahagiakan kedua orangtua nya, janganlah bangga telah membuat seseorang yang kau cintai yang bukan mahram mu, merasa bahagia.
Bahagiakan dulu kedua orangtua mu. Maka, suatu saat nanti kamu dapat dipercaya untuk membahagiakan seseorang yang kelak menjadi halal bagimu.
Comments
Post a Comment