Aku terus berbuat salah.
Dengan lisan, aku berkata kasar.
Dengan mata, aku tak menjaga pandangan.
Dengan kedua tangan ini, aku menyakiti orang.
Aku masih lalai dalam ibadah.
Dalam sholat, aku masih terganggu godaan setan.
Aku pun masih jarang berpuasa.
Allah yang Maha Kaya terus memberikan aku banyak rejeki.
Sedang sedikit sekali harta yang ku sedekahkan dalam jalan-Nya.
Segala bentuk kesalahan dan kelalaian ku lainnya, kucurahkan pada Allah.
Allah Maha Mengetahui atas segala perbuatanku.
Bahkan dalam keadaan gelap tak terlihat apapun dengan mata, Allah tetap dapat melihatku.
Aku meminta maaf, dan meminta ini itu.
Allah mengabulkan doa ku, menjawab pertanyaanku.
Dan memberikan yang ku mau.
Namun aku kembali berbuat salah dan lagi lagi aku terus melakukan kelalaian.
Kemudian Allah memaafkan ku kembali.
Selalu terjadi seperti ini. Aku terus membuat Allah kecewa....
Dengan Maha Pengampun, Allah memaafkan ku.
Dengan Maha Mendengar, Allah Mengabulkan doa ku.
Sungguh Allah Maha Besar, Allah Maha Sempurna.
Dan tak ada Tuhan selain Allah.
Kepada-Nya lah semua kembali. Semua yang ada, adalah Milik-Nya.
Maka nikmat dari Allah manakah yang dapat didustai??
Comments
Post a Comment