Skip to main content

Without You, Nothing. With You, Something. Islam.

Kebanyakan mayoritas Atheis, Kristenisasi, Hindu, Budha, maupun keyakinan lainnya, menganggap bahwa Islam adalah TERORIS! PERUSAK! PEMAKSA! Dan masih banyak hal lain yang buruk mengenai Islam. WOW!!!
Tapi semua itu salah!! Wrong!!!

Let's check this..


  • Teroris!. Adalah Politisi. Yang terkenal dari teroris adalah Bom bunuh diri. Allah SWT melarang semua umat-Nya, termasuk dalam Islam, bahwa tidak boleh menyakiti, saling menyakiti. Membunuh, dan saling membunuh. Mereka yang melakukan pembunuhan secara seorang, maupun massal, adalah kesalahan! Dan siapapun mau dia adalah muslim atau bukan, tetap salah! Karna Islam tidak pernah mengajarkan membunuh (kecuali membunuh anak yang durhaka kepada orangtuanya / cukup dengan memberi hukuman).



  • Perusak! Sampai saat ini masih sangat banyak kaum muslim yang membuat kerusakan, onar, dll. Ini semua salah!! Dalam Islam, muslim diharuskan hidup dengan damai, dan saling menghormati.

  • Pemaksa!!! Pernah mendengar suatu berita, ada sebuah Ormas dengan membawa nama Allah, Muhammad Saw, dan Islam, dengan cara yang kasar hingga membuat rusuh. Mereka memkasa sejumlah warga / masyarakat untuk mengikuti mereka ke jalan Islam. Jelas dengan cara seperti ini adalah salah!!! Tugas muslim adalah menyampaikan pesan. Disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Ghashiyah: 21-22.
"Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan".
"Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka"

         Tugas kita hanyalah menyampaikan pesan, manusia tidak bisa memaksa atau mengubah hati orang. Allah lah yang memberikan hidayah. Hanya Allah yang dapat mengubah hati.
Jadi, siapapun yang memaksa untuk masuk ke jalan Islam dengan cara paksa, kekesaran, maupun ancaman, adalah salah!!


Mereka yang Non-Islam telah banyak menganggap Islam itu agama yang buruk, kesalahan, dll. Sebagai yang memahami Islam tentulah harus menjaga kehormatan Islam. Mereka yang telah merusak nama Islam, adalah orang yang tak berakal, yang memakai nafsu setan. Yang memang sejak awal tidak mau menyembah Allah SWT.

Padahal, Allah SWT telah mengatakan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diterima. Tak ada selain Islam. Lalu bagaimana nasip orang - orang yang Non-Islam?
Dalam Al-Qur'an surat Albaqarah: 98
"Siapa yang menjadi musuh Allah, Malaikat - malaikat-Nya, Rosul - rosul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang - orang kafir".
Inilah yang dimaksudkan bagi orang - orang yang tak mau menyembah Allah, mentaati Rosulullah, yaitu mereka dari golongan kafir. 
Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Albvaqarah: 24.
"Jika kamu tidak mampu membuatnya (Al-Qur'an) dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan Api Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang - orang kafir"

NAUDZUBILLAH!!!

Selalu takut tiap kali membaca ayat Al-Qur'an tentang orang kafir, Azab, Hari Akhir, dan Neraka Jahannam. Namun, adakah yang masih ingat akan semua itu?? Sedangkan orang - orang kafir, mereka adalah yang menyekutukan Allah. Dan dosa yang tak bisa diampuni adalah SYIRIK (menyekutukan Allah). NAUDZUBILLAH.....!
Betapa banyak orang terdahulu hingga sekarang yang telah mengingkari adanya Allah SWT. Tidak mempercayai Muhammad Saw. Dan tidak membaca Al-Qur'an. Dan mereka adalah orang - orang yang rugi!

Hanya dapat meminta kepada Allah, agar orang - orang kafir diberi hidayah dengan yang dikehendaki-Nya.
Selalu sedih, tiap kali mengenang begitu banyak pengorbanan yang telah Rosulullah beserta sahabat - sahabat beliau dalam mengegakkan Islam. Tiap peperangan membela Islam dijalan Allah, selalu ada sahabat Rosulullah yang gugur (meninggal). Keringat, darah, harta, keluarga, telah Rosulullah dan para sahabat korbankan. Semua untuk Allah. Karena Allah. Dan kepada Allah.
Untuk Allah, mereka korbankan seluruh harta, keluarga, juga jiwa mereka. Hanya untuk mendapatkan keridha-an Allah SWT. Karena Allah, mereka terus memperjuangkan Islam sebagai satu - satunya agama yang telah Allah terima. Dan hanya kepada Allah semua kembali.

Teringat oleh salah satu sahabat dekat Rosulullah. Orang ketiga yang memeluk Islam, meyakini Muhammad Saw sebagai Rosul Allah, yaitu ABU BAKAR ASSIDIQ. Ketika mengorbankan seluruh hartanya yang satupun tak tersisa untuk keluarga. Saat akan berisap - siap untuk perjalanan Hijrah, Rosulullah Saw mengatakan padanya:
"Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu?" kemudian Abu Bakar Assidiq menjawab, "Aku menyisakan untuk mereka Allah dan Rosul-Nya". SUBHANALLAH!!!
Tak hanya Abu Bakar Assidiq, sahabat Rosulullah yang menginfakkan seluruh harta dijalan Allah. Masih banyak lagi.

Begitu besar pengorbanan Rosulullah Saw dan para sahabatnya menjunjung tinggi Islam. Membela Islam. Menyebarkan Islam. Semua dilakukan agar semua orang hanya beriman kepada Allah SWT.
Tapi mengapa orang - orang beriman setelah mereka semakin menipis??
Tidak ada lagi kah orang - orang setelah mereka masih membela Islam, Menyebarkan Islam, dan melindungi Islam??
MASIH!
Karna kehidupan ini masih berlanjut. Jika orang - orang yang beriman telah musnah, maka yang dinamakan Hari Akhir, atau Hari Pembalasan, atau yang sering disebut yaitu Kiamat, telah datang. Karna dihari akhir hanya dipersiapkan bagi orang - orang kafir.
Azab yang selama ini mereka dustakan, akan benar terjadi. Dalam Al-Qur'an Allah telah berfirman surat Qaf: 26
"Yang mempersekutukan Allah dengan Tuhan lain, maka lemparkanlah dua kedalam Azab yang keras"
NAUDZUBILLAH..

Semoga Allah terus memberikan hidayah kepada orang - orang mukmin. Dan semoga yang membaca artikel ini semakin tergerak hatinya untuk kembali meneruskan perjuangan Rosulullah beserta sahabat, untuk terus berdakwah dijalan Allah (selama didalamnya terdapat Al-Qur'an, Sunnah Rosulullah, dan Hadits sahih).
Amin Ya Allah.




Comments

Popular posts from this blog

Review Novel Cinta Dalam Diam

Jemariku meraba ratusan buku yang berjejer pada raknya. Hatiku gundah, kali ini, ingin membaca kisah seperti apa? Sesuatu yang menyemangati, atau hal-hal yang terasa pilu di hati? Langkah ku melewati lebih dari 4 rak buku yang berdiri kokoh di dalam toko. Mataku melirik pada sebuah judul. Pada satu-satunya judul yang dapat menarik perhatianku. Ku baca perlahan prolog yang berada di sampul belakang, ku dalami setiap kalimat, dan ku pahami nyawa yang tertulis dalam cerita tersebut. Aku tertegun. "Ya Allah, apakah kisah ini sama-dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini padaku?" batinku berbisik. Aku terdiam beberapa menit dalam argumen dengan hatiku, apakah ada yang bisa aku petik dari kisah ini? Entah... Siapa yang akan tahu bagus atau tidaknya kisah ini? Dan mana bisa diketahui seberapa banyak penggalan cerita ini yang dapat dipetik, bila belum terjamah untuk membacanya? Lama aku tertegun dalam diam sambil menatap lekat buku ini. "A, apakah k...

Aku Dan Pilu

Sudah hampir satu bulan ini hatiku dirundung pilu dan gelisah. Banyak sekali hal yang ku pikirkan. Dan kerinduan yang membendung besar. Dimulai dari kemo mamah yang ke empat ditanggal 12 Septermber 2018, setelah masa kemo beberapa hari, mamah lebih sering terlihat murung. Beliau bukan type orang yang mudah menceritakan apa yang dirasakannya, jadi aku tak tahu apa yang terjadi. Jangan tanyakan kenapa aku tidak bertanya saja? Sudah. Jawab beliau “Nggak’ apa-apa” . Sesingkat itu memang wanita untuk menjawab pertanyaan. Murungnya mamah bukan dikurun waktu yang sebentar, namun beberapa minggu bahkan menjelang kemo nya yang ke lima. Berulang kali ku ingatkan, untuk menjaga kesehatannya agar jangan sampai kejadian sebelum kemo ke empat, terulang lagi. Hari itu, selasa 10 Septermber 2018, aku mendaftarkan kemo mamah yang ke empat, juga meminta jadwal kemo yang ke lima. Hancur hati ini manakala dokter mengatakan, “Leukosit ibunya rendah, harus disuntik obat. Tapi persediaan disini seda...

Kartini

Selamat Hari Kartini untuk perempuan Indonesia. Semoga, semakin bertambah perempuan yang dapat mengharumkan Agama, Negara, dan Keluarga. Di zaman dahulu, hampir seluruh perempuan menjadi "paksaan" dalam bekerja, maupun untuk lelaki. Namun kini berbalik. Kini sudah banyak perempuan yang sukses dalam bidang pendidikan, dan usaha. Sudah tak terhitung, kini perempuan lebih berhasil. Ini peningkatan. Namun, tak juga menurun tingkat perempuan yang menjual kehormatannya, demi keberhasilan hidup mewah. Lokalisasi tiap daerah masih banyak. Sebagai perempuan, baiknya menerapkan seperti yang telah tercipta pada dirinya: Mulia. Perempuan itu, cenderung dengan Cantik dan Bersih. Maka cantikanlah hati, dan bersihkanlah iman. Agar dapat memberikan energi positif. Terutama dalam lingkungan, perempuan sangat berpengaruh. Karna perempuan cenderung dengan bersih. Untuk perempuan, mari bersihkan iman dengan juga membersihkan lingkungan. Ka...