Skip to main content

SHINING



Ada 11 nama dari 2 kubu berbeda  yang terangkum jelas di benak ku..
Hahaha.. 1 kubu sebuah Group Idola, dan 1 kubu sebuah persahabatan..
Semua itu yang tidak akan bisa kutinggalkan dan tidak mampu untuk ku lupakan..

Ke enam sahabat ku yaitu SHINING, kami bertemu secara tidak sengaja di dunia maya yaitu Facebook.. aku, Fifi dan Sella.. kami bertiga bukanlah siapa-siapa sebelumnya..
Tapi sejak kami menjadi Triple S, kami mulai mengenal tiap fans dari SS501.. terutama aku yang mulanya mengenal Fifi, lalu Sella..
Fifi dan Sella yang sebelumnya sudah saling kenal, memperkenalkan ku pada 4 orang lainnya.. Era, Anis, Diku dan Muthia yang adalah teman dekat Sella..

Awalnya kami hanya sering menyapa disetiap Chat ataupun ikut mengomentari status Facebook.. tapi karna kesukaan kami yang sama sebagai Triple S pun, membuat kami bertukar nomer handphone..
Sejak awal, aku memang lebih dekat dengan Fifi dibanding dengan yang lainnya.. tapi lambat laun, aku juga semakin dekat dengan Sella...
Ini tidak adil jika aku hanya mengetahui mereka secara formal.. menyapa hanya kami yang sama-sama seorang Triple S..
Aku pun mulai mendekati 4 orang lainnya.. walaupun kami jarang sekali curhat seperti kebanyakan sahabat lain melakukannya, tapi hubungan kami sangat baik..

Hari demi hari kini sudah berjalan lebih dari 2 tahun aku mengenal mereka..
Banyak sekali yang sudah kami lalui walau tidak secara langsung.. tapi sampai saat ini masih bisa kurasakan rasa gembira tersebut.. Tangis, dan tawa ku lakukan bersama mereka..
Mereka membuat ku tertawa dengan candaan.. dan mereka juga yang membuat ku menangis karna rasa khawatir, rasa sakit dan juga rasa keinginan untuk memeluk sahabat terbaik secara langsung...

Aku mencintai ke enam sahabat ku sama seperti aku yang sangat mencintai Idola ku SS501.. mungkin, jika aku tidak mengetahui SS501, aku tidak akan bertemu dengan ke enam sahabat terbaik ku..  dan akupun tidak akan menemukan persahabatan yang seperti ini dengan orang lain...
Jika banyak orang mengatakan Sahabat adalah teman yang selalu ada saat dibutuhkan.. disaat senang ataupun sedih..
Tapi tidak bagi ku yang melihat mereka dengan senang hati merimaku sebagai teman.. dan karena ke enam sahabat terbaikku, aku mulai mengetahui seperti apa persahabatan yang sesungguhnya..
Bahwa tidak hanya mengandalkan “selalu ada setiap waktu” tapi dari mereka aku mendapatkan sahabat yang saling menghargai.. menyayangi dengan tulus.. tidak memandang berbeda dengan siapapun.. saling menenangi disaat sahabat lainnya merasa sedih.. saling mendukung.. dan saling memberi ilmu jika yang lainnya tidak mengetahui..
Sella pernah mengatakan “setiap orang pasti mempunyai masa lalu yang buruk” aku menyikapi kata-kata tersebut, bahwa masa lalu siapapun harus kita hargai, dan yang sekarang adalah yang harus dijalankan dengan cerita baru yang lebih baik...

Aku termasuk beruntung menjadi salah satu orang yang mengenal mereka.. walau jarak kami begitu jauh dan sangat jarang bertemu, tapi aku mereasa telah lama mengenal mereka bahkan begitu mengenal mereka..



Disetiap awal tahun, aku selalu membuat resolusi agar aku bisa bertemu dengan ke enam sahabatku..
Itu terjadi ditahun 2012, aku, Sella, Anis, Era, dan Diku, kami berlima bertemu di jakarta.. dari jauh aku menatap mereka tanpa mereka sadari aku sudah memperhatikan mereka.. aku tersenyum pada diriku sendiri, aku telah mewujudkan resolusi ku.. namun ada tangis dan rasa sakit terselip di benak ku.. dimana fifi dan muthia? Seharusnya mereka juga ada disini..
Aku berjalan mendekati ke 4 sahabatku.. kami berpelukan saat awal bertemu.. begitu juga saat kami berpisah untuk pulang.. rasanya sangat berat kaki ini kulangkahkan untuk pergi ketempat tujuan ku.. dalam hati aku berteriak“akuingin ikut dengan mereka!!” tapi kenyataan membuat ku tersadar, bahwaarah kami berbeda... ada banyak tangis yang ku keluarkan tanpa sepengetahuan mereka.. “sudah 2 tahun bersahabat dan tidak pernah bertemu, 1 kali bisa bertemu kenapa hanya 1 hari diberikan kesempatan untuk tertawa dengan mereka?! Ini tidak adil! Bahkan tanpa ada fifi dan muthia disini!”

Selanjutnya kami kembali pada diri kami masing-masing seperti sebelum kami bertemu.. kami hanya berkomunikasi lewat facebook, handphone dan twitter..namun aku tetap ingin terus bertemu mereka... hingga pada suatu hari Sella mengatakan ingin bertemu Fifi.. hal yang ingin sekali ku wujudkan sejak lama..aku dan Sella pun membuat rencana agar bisa bertemu dengan fifi... berbagai rencana sudah difikirkan. Bahkan sudah dirundingkan dengan yang lain.. aku berharap, jika kami ber 6 yang tidak bisa ke Jambi, maka Fifi yang datang keSerang agar kami bertujuh bisa berkumpul..
Namun ini hanya sebuah rencana kami.. kenyataan yang sebenarnya kami tidak bisa melawan kehendak Allah yang belum juga mempersatukan kami bertujuh...

Ada rasa kecewa... sangat kecewa.. kenapa jarak kami begitu jauh, sedangkan kami saling menyayangi dan membutuhkan.. rasa sakit yang datang membuat ku marah pada diriku sendiri, “kenapa aku harus mengenal mereka?” tapi semua itu ku tepis.. aku menyadari bahwa akupun juga belum pernah bertemu dengan Idola ku.. Aku sudah sangat beruntung bisa berkomunikasi dengan ke enam sahabat ku.. jika dilihat dengan aku yang sama mencintai SS501, aku bahkan belum pernah berbicara langsung baik dari facebook, twitter ataupun by phone yang seperti ku lakukan pada SHINING.. dan yang kulakukan, hanya menatap foto ke enam sahabatku dan berkata “mungkin bukan sekarang.. tapi nanti kita pasti akan berkumpul” senyum tangis menenangkan hatiku.. karna aku yang tidak bisa memberontak..

Banyak orang yang tidak akan percaya dengan kisah persahabatan ku ini..bagaimana bisa pertemuan dari jejaring sosial, bisa menumbuhkan perasaan sayangtulus begitu dalam..? jika aku harus menjawab, akupun tidak tau.. tapi Fifi pernah berkata “kita seperti ini, karna hati kita yang memilih” juga ucapan Era“Gak nyangka, orang yang tadinya gak pernah saling kenal, saling dekat, saling natap muka, eehh malah jadi sahabat terbaik dan jadi keluarga ke dua” dan aku terus mengatakan hal itu setiap kali aku merasa ragu..
Dalam persahabatan tentu ada saat dimana aku begitu dekat dengan mereka dan ada kalanya aku merasa telah dilupakan.. tapi pada saat aku menjauh, aku selalu ingin kembali pada mereka.. karna setiap kali aku membayangkan bisa berkumpul dengan Fifi, Sella, Era, Diku, Anis dan muthia, selalu ada senyum dan tangis... dan hal inilah yang tidak bisa ku lepas..

SHINING seperti jantung yang sudah bercampur dengan seluruh darah ku..setiap kali aku melihat banyak orang yang sedang berjalan dengan sahabat-sahabat mereka, aku tersenyum perih melihatnya.. andai saja aku juga bisa seperti kebanyakan orang yang menghabiskan sebagian waktu dengan tertawa dan menangis bersama dengan sahabat-sahabatku...

Beberapa waktu yang lalu aku memutuskan untuk pergi ke Serang bertemu kembali dengan keempat sahabat ku juga pertemuan awal dengan Muthia.. Saat hari pertama di Serang, aku tertawa geli dalam hatiku, mendapati sosok mungil (yang aku yakin, Fifi juga sama mungilnya dengan orang ini) tertidur disampingku.. tidak pernah ku bayangkan sebelumnya bahwa aku akan seranjang dengan Sella.. hahahahaa
Rasa lelah karna perjalanan menuju serang, terbayar sudah saat aku bertemu dengan Era dan Sella.. walau belum bertemu dengan lainnya karna hari yang sudah malam, aku tetap tidak bisa menutupi rasa senang ku saat itu..
Aku berkata dengan jelas “seandainya dikamar ini ada Fifi, Era, Anis, Diku dan Muthia, pastinya malam ini tidak akan tidur” dan aku yakin Sella tidak mendengarkan ucapanku..

Dihadapanku terpampang jelas poster SS501 yang menempel di dinding kamar Sella.. sambil tersenyum lebar, aku berterima kasih pada mereka yang sudah mengirimkan ke enam sahabat terbaik untuk ku.. jika tidak ada Shining, aku sangat tau seperti apa sepinya hidup ini... juga pada Allah yang telah mengabulkan doa ku untuk bertemu dengan sahabat-sahabatku.. dan aku yakin dihari itu, aku, Sella, Era, Anis, Diku dan Muthia akan bertemu dengan Fifi..


 



“AKU SAYANG KALIAN” kami bertujuh pernahmengatakan ini pada sata-saat tak terduga.. seperti sebuah genggaman yang tidakingin dilepas, tidak banyak kata-kata yang bisa dirangkum dan hanya mengatakaninti dari perasaan.. tapi aku sangat senang.. karna bagaimana bisa awal mulapersahabatan tanpa saling menghargai? Lalu bertambah dengan rasa ingin tau dankhawatir, jika tidak ada perasaan sayang? Dan bagaimana bisa persahabatan tanpamemandang berbeda jika tidak karna kami saling menyayangi?

Semakin datang hari, aku seakan lupa bahwa kami adalah Triple S.. karnasetiap sifat dari kami mempunyai banyak perbedaan namun memiliki pandangan yangsama.. dan itulah yang membuat kami menjadi satu.. saling bangga satu sama lainkarna kebisaan masing-masing dari kami.. saling mendukung saat yang lain merasaragu untuk melangkah mendapatkan keinginannya.. begitupun yang mereka lakukanpadaku..

Walaupun mereka juga mempunyai banyak teman disana, tapi aku berharap,aku adalah sahabat  yang baik untukmereka.. berusaha selalu ada untuk mereka saat membutuhkanku.. dan membuatmereka tidak merasa sendiri saat cobaan menghampiri.. sebisa mungkin aku terusmenjaga persahabatan ini.. Sebuah persahabatan yang kuinginkan hingga saat akuharus pergi meninggalkan bumi ini, mereka tetap menjadi satu sebagai sahabat..




Comments

Popular posts from this blog

Review Novel Cinta Dalam Diam

Jemariku meraba ratusan buku yang berjejer pada raknya. Hatiku gundah, kali ini, ingin membaca kisah seperti apa? Sesuatu yang menyemangati, atau hal-hal yang terasa pilu di hati? Langkah ku melewati lebih dari 4 rak buku yang berdiri kokoh di dalam toko. Mataku melirik pada sebuah judul. Pada satu-satunya judul yang dapat menarik perhatianku. Ku baca perlahan prolog yang berada di sampul belakang, ku dalami setiap kalimat, dan ku pahami nyawa yang tertulis dalam cerita tersebut. Aku tertegun. "Ya Allah, apakah kisah ini sama-dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini padaku?" batinku berbisik. Aku terdiam beberapa menit dalam argumen dengan hatiku, apakah ada yang bisa aku petik dari kisah ini? Entah... Siapa yang akan tahu bagus atau tidaknya kisah ini? Dan mana bisa diketahui seberapa banyak penggalan cerita ini yang dapat dipetik, bila belum terjamah untuk membacanya? Lama aku tertegun dalam diam sambil menatap lekat buku ini. "A, apakah k...

Aku Dan Pilu

Sudah hampir satu bulan ini hatiku dirundung pilu dan gelisah. Banyak sekali hal yang ku pikirkan. Dan kerinduan yang membendung besar. Dimulai dari kemo mamah yang ke empat ditanggal 12 Septermber 2018, setelah masa kemo beberapa hari, mamah lebih sering terlihat murung. Beliau bukan type orang yang mudah menceritakan apa yang dirasakannya, jadi aku tak tahu apa yang terjadi. Jangan tanyakan kenapa aku tidak bertanya saja? Sudah. Jawab beliau “Nggak’ apa-apa” . Sesingkat itu memang wanita untuk menjawab pertanyaan. Murungnya mamah bukan dikurun waktu yang sebentar, namun beberapa minggu bahkan menjelang kemo nya yang ke lima. Berulang kali ku ingatkan, untuk menjaga kesehatannya agar jangan sampai kejadian sebelum kemo ke empat, terulang lagi. Hari itu, selasa 10 Septermber 2018, aku mendaftarkan kemo mamah yang ke empat, juga meminta jadwal kemo yang ke lima. Hancur hati ini manakala dokter mengatakan, “Leukosit ibunya rendah, harus disuntik obat. Tapi persediaan disini seda...

Kartini

Selamat Hari Kartini untuk perempuan Indonesia. Semoga, semakin bertambah perempuan yang dapat mengharumkan Agama, Negara, dan Keluarga. Di zaman dahulu, hampir seluruh perempuan menjadi "paksaan" dalam bekerja, maupun untuk lelaki. Namun kini berbalik. Kini sudah banyak perempuan yang sukses dalam bidang pendidikan, dan usaha. Sudah tak terhitung, kini perempuan lebih berhasil. Ini peningkatan. Namun, tak juga menurun tingkat perempuan yang menjual kehormatannya, demi keberhasilan hidup mewah. Lokalisasi tiap daerah masih banyak. Sebagai perempuan, baiknya menerapkan seperti yang telah tercipta pada dirinya: Mulia. Perempuan itu, cenderung dengan Cantik dan Bersih. Maka cantikanlah hati, dan bersihkanlah iman. Agar dapat memberikan energi positif. Terutama dalam lingkungan, perempuan sangat berpengaruh. Karna perempuan cenderung dengan bersih. Untuk perempuan, mari bersihkan iman dengan juga membersihkan lingkungan. Ka...