Salah satu takdir yang tak dapat di hindar, maupun di perlambat, adalah Maut. Saat ajal datang, siapa yang dapat menghindar? Bahkan malaikat Izrail pun, tak dapat menunggu walau hanya sedetik. Tapi kematian bisa di percepat; Bunuh diri. Kematian bukanlah akhir dari segalanya. Justru adalah awal dari jalan kehidupan yang sesungguhnya. Lalu dunia? Percobaan. Dunia adalah Percobaan. Yang miskin, percobaan. Yang kaya, percobaan. Yang beriman, percobaan. Yang kafir, juga percobaan Usia adalah kontrak. Bila kontraknya sudah selesai, maka berakhir sudah hidupnya. Begitu? Yang benar, syarat mati tak harus tua. Semua atas izin Allah. Jauh sebelum manusia menghirup udara dunia, takdir hidup, dan takdir kematian, sudah ditulis oleh pena dalam Lauh Mahfuzh. Tak dapat diingkar, saat dewasa dan telah memahami makna hidup, harus menghadapi dua hal. Kehidupan, dan kematian. Selama deru jantung masih berdetak, maka mintalah pada-Nya untuk dibukakan pintu maaf da...