Skip to main content

Manusia Masuk Neraka? Allah Tak Adil!

Kenapa Allah SWT menciptakan manusia, jika Dia sudah tahu akan ada yang masuk Neraka?

"Kehidupan itu ada 3 (tiga).

  1. Kandungan
  2. Dunia
  3. Akhirat
Saat kamu berada dalam kandungan, kamu telah menyetujui perjanjian dengan Allah. Seperti apa nanti kehidupanmu, bagaimana dirimu, kemana arah tujuanmu, kamu dan Allah-lah yang tahu. Lalu saat kamu lahir, kamu bersih suci tanpa dosa sedikitpun. Kamu tidak ingat apapun janji yang sudah kamu setujui dengan Allah SWT. Saat kamu bayi, kamu belajar dari tahap ketahap berikutnya. Dalam setiap proses kehidupanmu didunia, Allah tak pernah luput dalam penglihatan-Nya. Belajar, tugas, dan ujian, kamu laksanakan. Tapi Allah tinggalkan 2 (dua) hal pilihan kemana arah hidup yang akan kamu tuju/tempuh.

  • Surga. Telah banyak cerita mengenai surga. Tak ada keindahan selain keindahan di surga. Siapa saja yang menjalankan perintah Allah SWT, Sunnah Rosulullah, Al-Qur'an, dan Syariat Islam, dikatakan dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman surat Ali Imran: 136. "Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang sungainya mengalir didalamnya. Mereka kekal didalamnya. Dan (itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal"
          Dan surga adalah sebaik-baiknya tempat untuk kembali. Memang tidak mudah proses mencapai surga. Banyak hal yang menyenangkan justru menjerumuskan kedalam kesesatan. Karna harta dunia begitu menyilaukan mata. Tapi, siapapun yang tetap berdiri, berjalan dijalan Allah SWT, tak mengingkari perintah-Nya, tebusannya bisa diambil disurga.

  • Neraka. Semua manusia takut dengan tempat ini. Bahkan iblispun takut. Maka itu Iblis/Syaitan, tidak ingin berada dalam neraka sendirian. Maka iblis bisa datang kapanpun untuk menggoda manusia yang akan ikut bersamanya kelak ke neraka. Contoh: Manusia kafir begitu banyak. Dosa yang paling besar dan tak dapat diampuni ialah Musyrik (Menyekutukan Allah). Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Ali Imran: 12. "Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang kafir. 'Kamu (pasti) akan dikalahkan dan digiring kedalam Neraka Jahannam. Dan itulah seburuk-buruknya tempat tinggal'"
          Menuju neraka, banyak sekali kemudahan didalamnya. Hal apapun yang menyenangkan, tentu dapat mudah diperoleh. Hal paling mudah dicari adalah mabuk, narkoba, sex bebas, makanan yang diharamkan, berdusta, dan masih banyak hal buruk yang tak pantas ditiru. 


Dalam 2 (dua) hal yang telah Allah berikan pilihan kepada seluruh manusia, Allah telah memberi kebebasan memilih. Jadi jangan pernah sekalipun berkata bahwa "TUHAN TAK ADIL!" atau "TUHAN TAK PUNYA JIWA BESAR" ada lagi "KARNA TUHAN, AKU MENJADI ORANG BURUK" ooohh please -_-"

Bila memilih surga, maka yakinlah bahwa Allah dalam hatimu, Rosulullah dalam akhlaqmu, Al-Qur'an dalam lisanmu, dan dunia hanya ada ditelapak tanganmu.
Bila memilih neraka, tidak akan berefek apapun untuk Allah jika mayoritas manusia masuk neraka. Merekalah yang akan menyesal atas kelalaian mereka, diakhirat nanti.

Allah Maha Mengetahui. Allah memang sudah tahu akan banyak manusia yang akan masuk neraka. Tapi itu bukan pilihan Allah ataupun ketentuan Allah. Manusia itu sendiri yang telah memilih. Allah Maha Besar. Allah Maha Bijaksana. Allah Maha Baik. Allah telah memberikan petunjuk baik dan buruk, yang salah dan yang benar. Jangan salahkan Allah bila takdirmu buruk. Karna sejak awal, Allah sudah berbesar hati telah memberikan kebebasan (pilihan) untuk manusia itu sendiri.

Jadi, kenapa Allah menciptakan manusia, bila Allah sudah tahu manusia akan masuk neraka?
Karna pilihan manusia itu sendiri.

Allah = Tuhan yang satu. Tak ada Tuhan selain Allah.
Allah = Sang Pencipta. Segala isi langit dan bumi tunduk patuh dan menyembah-Nya. 
Semua makhluk mengagungkan kebesaran Allah. Hanya iblis yang ingkar, diikuti manusia yang tergoda iblis.



Comments

Popular posts from this blog

Review Novel Cinta Dalam Diam

Jemariku meraba ratusan buku yang berjejer pada raknya. Hatiku gundah, kali ini, ingin membaca kisah seperti apa? Sesuatu yang menyemangati, atau hal-hal yang terasa pilu di hati? Langkah ku melewati lebih dari 4 rak buku yang berdiri kokoh di dalam toko. Mataku melirik pada sebuah judul. Pada satu-satunya judul yang dapat menarik perhatianku. Ku baca perlahan prolog yang berada di sampul belakang, ku dalami setiap kalimat, dan ku pahami nyawa yang tertulis dalam cerita tersebut. Aku tertegun. "Ya Allah, apakah kisah ini sama-dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini padaku?" batinku berbisik. Aku terdiam beberapa menit dalam argumen dengan hatiku, apakah ada yang bisa aku petik dari kisah ini? Entah... Siapa yang akan tahu bagus atau tidaknya kisah ini? Dan mana bisa diketahui seberapa banyak penggalan cerita ini yang dapat dipetik, bila belum terjamah untuk membacanya? Lama aku tertegun dalam diam sambil menatap lekat buku ini. "A, apakah k...

Aku Dan Pilu

Sudah hampir satu bulan ini hatiku dirundung pilu dan gelisah. Banyak sekali hal yang ku pikirkan. Dan kerinduan yang membendung besar. Dimulai dari kemo mamah yang ke empat ditanggal 12 Septermber 2018, setelah masa kemo beberapa hari, mamah lebih sering terlihat murung. Beliau bukan type orang yang mudah menceritakan apa yang dirasakannya, jadi aku tak tahu apa yang terjadi. Jangan tanyakan kenapa aku tidak bertanya saja? Sudah. Jawab beliau “Nggak’ apa-apa” . Sesingkat itu memang wanita untuk menjawab pertanyaan. Murungnya mamah bukan dikurun waktu yang sebentar, namun beberapa minggu bahkan menjelang kemo nya yang ke lima. Berulang kali ku ingatkan, untuk menjaga kesehatannya agar jangan sampai kejadian sebelum kemo ke empat, terulang lagi. Hari itu, selasa 10 Septermber 2018, aku mendaftarkan kemo mamah yang ke empat, juga meminta jadwal kemo yang ke lima. Hancur hati ini manakala dokter mengatakan, “Leukosit ibunya rendah, harus disuntik obat. Tapi persediaan disini seda...

Kartini

Selamat Hari Kartini untuk perempuan Indonesia. Semoga, semakin bertambah perempuan yang dapat mengharumkan Agama, Negara, dan Keluarga. Di zaman dahulu, hampir seluruh perempuan menjadi "paksaan" dalam bekerja, maupun untuk lelaki. Namun kini berbalik. Kini sudah banyak perempuan yang sukses dalam bidang pendidikan, dan usaha. Sudah tak terhitung, kini perempuan lebih berhasil. Ini peningkatan. Namun, tak juga menurun tingkat perempuan yang menjual kehormatannya, demi keberhasilan hidup mewah. Lokalisasi tiap daerah masih banyak. Sebagai perempuan, baiknya menerapkan seperti yang telah tercipta pada dirinya: Mulia. Perempuan itu, cenderung dengan Cantik dan Bersih. Maka cantikanlah hati, dan bersihkanlah iman. Agar dapat memberikan energi positif. Terutama dalam lingkungan, perempuan sangat berpengaruh. Karna perempuan cenderung dengan bersih. Untuk perempuan, mari bersihkan iman dengan juga membersihkan lingkungan. Ka...