Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2016

Rizki

Bila kita kehilangan suatu rizki, bisa jadi karna diri ini yang masih kurang beramal. Jangan pernah berfikir "Ah kata siapa kurang amal ? Saya sering beramal , tiap bulan bahkan tiap ke masjid melakukan shalat berjamaah , saya pasti isi kotak amal . Masa masih kurang ?" Hush! Beramal itu jangan pernah puas! Zakat, sedekah atau bentuk amal lain yang kita lakukan, masih jauh kurang dari yang telah Allah berikan rizki dan nikmat-Nya pada kita.  Kita memang tidak akan pernah bisa melampaui Allah, tentu saja. Tetapi, dari melihat apa yang telah Allah berikan, baiknya jangan sampai diri ini pelit dalam beramal, merasa lebih cukup dalam beramal, apalagi sampai sombong dalam beramal. Kiranya rizki yang sudah dinantikan tak kunjung tiba, janganlah berkecil hati. Bila bukan sekarang, mungkin nanti rizki itu datang tanpa kita sadari. Dan bila rizki itu sampai pada kita, janganlah berbesar hati, ingat bahwa setiap rizki yang Allah berikan, te...

Keresahan

Resah. Saat kita merasa tersakiti, baiknya dekati Allah dan intropkesi diri. Jangan selalu merasa diri ini tak ada salah.. Tak melakukan salah. Mata, lisan, tangan, kaki, pasti bisa melakukan kesalahan. Kiranya kita disakiti karna ucapan, pikirkan lagi seperti apa lisan kita tatkala berucap pada lawan bicara. Bukan hanya pada orang itu, tapi bisa jadi pada orang lain, orang tua, bahkan saudara dan kerabat. Kita pasti sering berkata yang kiranya kurang baik pada orangtua. Bisa jadi ucapan orang lain yang menyakiti hati kita, itulah akibat dari ucapan kita yang kasar pada orangtua. Pun pada siapa saja. Tatkala kita disakiti secara fisik, bisa jadi kita telah menyakiti orang lain dengan tanpa sadar. Islam memiliki aturan dalam bercanda. Tindakan kekerasan walau dengan maksud bercanda, ini sudah termasuk dilarang dalam Islam. Allah melarang menyakiti sesama manusia. Jadi, bila kita telah dipukul, ingat kembali... Mungkin tangan ini telah memukul orang lain dimasa lampau. ...